JADI BEGINI. Empat tahun yang lalu, aku jatuh cinta dengan seorang gadis. Namun dia lenyap bagai ditelan bumi.  Peristiwa itu cukup memukulku.

Aku meradang. Aku sudah lama tidak menangis.

Aku merasa kehilangan.

Saat itu aku belajar, bahwa tidak semua kisah cinta berujung bahagia dan sempurna.

bibir-pantai-kondang-merak-terima-kasih-lmdz
Pagi sekali, aku berangkat dengan sepeda motor menuju pantai Kondang Merak seorang diri. Hamparan pasir putih menghiasi bibir pantai menyambut kehadiranku. Deburan ombak yang kencang, diikuti semilir angin menghantam bongkahan karang yang bediri tegar.

Aku berhenti di salah satu kedai milik Mak Sih, hanya untuk makan sate tuna dan minum teh hangat.
sate-tuna-kondang-merak
Tiga puluh menit, aku mengenang dirinya. Aku tak pernah lupa canda tawa seru dengan gadis berkaca mata itu. Gadis yang memiliki jiwa besar dan kecintaanya terhadap musik.

Seorang gadis di desa nelayan  – Kondang Merak. Dia bercita-cita menjadi seorang musisi. Setiap hari, dia mendengarkan radio dan suka bermain gitar.

Kita bicara tentang  lagu-lagu yang bagus. Tentang gaya hidup para musisi jenius yang dimuat di beberapa media. Tentang haru biru mimpinya di industri musik. Kita membicarakan ini dan itu pada  pertemuan terakhir, sebelum maut memisahkan.

Aku kurang tahu bagaimana menyampaikan rasa terima kasih. Ini cinta pertamaku dan aku patah hati.

Sampai hari ini, kenapa kau tak pernah kembali ke muka bumi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s